syukur kepadamu Tuhan

Loading...

Monday, 13 December 2010

Sejarah Akord Sejak 1725

Musik mengenal notasi sejak tahun 590 yang ditemukan oleh Paus Agung Gregori. Notasi ini disebut Notasi Gregorian. Namun disempurnakan sekitar tahun 950 dengan dikenalnya Notasi Balok. Pada awalnya tahun 1600-1750 (Era Barok) orang mengenal musik polifoni dengan ilmu kontrapung, suara kedua berupa melodi lain yang saling bertentangan. Baru tahun 1725 (Era Klasik 1750-1820) orang mengenal akord dalam musik homofoni, Remeau menulis buku Traite d'Harmonie tahun 1722. Pada awalnya akord disusun dengan tiga nada, kemudian dibalikkan, berupa mayor, minor, augmented,dmiminished, dan seterusnya ditambah nada septim, sixth, dst. Dan mulai tahun 1750 di Era Klasik akord juga berkembang hingga kini di era blues (1870), jazz (1920), pop dan rock (1955), dll. yang mengenal akord ninth, eleeventh, thirdteenth, dst.

[sunting] Macam-macam akord

Akord itu banyak macamnya. Antara lain akord mayor, akord minor, akord dominan septim, akord diminished, akord augmented, akord minor 6, akord mayor 7, akord suspended dan masih banyak yang lainnya. Akord yang paling sering dipakai dalam suatu lagu yang sederhana adalah akord mayor, akord minor dan akord dominan septim. Akord lainnya digunakan untuk memperindah atau mengubah kualitas suatu lagu. Penyisipan akord yang berbeda akan memberikan efek rasa yang berbeda dalam iringan suatu lagu.

[sunting] Akord mayor

Akord mayor adalah akord yang interval antara nadanya 2 - 1 1/2
Contoh akord mayor:
  • Cb (Cb-Eb-Gb) = B
  • C (C-E-G)
  • C# (C#-E#-G#) = Db (Db-F-Ab)
  • D (D-F#-A)
  • D# (D#-G-A#) = Eb (Eb-G-Bb)
  • E (E-G#-B) = Fb (Fb-Ab-Cb)
  • E# (E#-A-B#) = F (F-A-C)
  • F (F-A-C)
  • F# (F#-A#-C#) = Gb (Gb-Bb-Db)
  • G (G-B-D)
  • G# (G#-B#-D#) = As (Ab-C-Eb)
  • A (A-C#-E)
  • A# (A#-D-E#) = Bb (Bb-D-F)
  • B (B-D#-F#) = Cb
  • B# (B#-E-G) = C
Akord yang memiliki nama berbeda namun bila dimainkan bersuara sama disebut Akord Enharmonis. Contohnya: akord Cb (Ces mayor) dengan B (B mayor).
Akord di atas adalah akord dasar. Akord tersebut bisa dibalik-balik urutannya (disebut balikan pertama dan balikan kedua). Misalnya: C on E(C/E). Ini berarti kita harus memainkan akord dengan urutan E-G-C' bukan C-E-G. C on E adalah balikan pertama dari akord dasar C. Balikan keduanya adalah C on G(C/G) yaitu G-E'-C'.
Notasi: C, CM, Cma

[sunting] Akord minor

Akord minor adalah akord yang interval antara nadanya 1 1/2 - 2. Apabila anda sudah tahu suatu akord mayor misalnya; C mayor maka anda bisa mengetahui pula akord minornya (C minor) yaitu dengan cara menurunkan nada yang ada ditengah sebanyak setengah interval. Sehingga didapat akord C minor adalah C-Es(E diturunkan setengah menjadi Es)-G.
Notasi: Cm, Cmi

[sunting] Akord dominan ketujuh

Akord Dominan Seventh'

[sunting] Akord teraugmentasi

Akord augmented adalah akord yang interval antara nadanya 2 - 2.
Notasi : Caug / C+

[sunting] Akord diminis (diminished)

Akord diminis adalah akord yang interval antar nadanya adalah 1 1/2 - 1 1/2.
Notasi : Cdim.

No comments:

Post a Comment